Petunjuk Perawatan Bambu Hoki

Petunjuk Perawatan Bambu Hoki

Karakter Tanaman

Bambu Hoki merupakan jenis tanaman yang  gampang dalam perawatannya. Tangkainya yang tangguh dapat bertahan hidup dalam pot atau vas berisi air. Namun, jangan terlalu sering disiram karena dapat membuat tanaman mudah busuk. Media tanam bisa berupa air (hidroponik), tetapi bisa juga tanah, termasuk dalam pot. Bambu Hoki sangat adaptatif terhadap berbagai kondisi pencahayaan.

Penyinaran alam secara langsung bisa membuat daun-daunnya mengering. Oleh sebab itu, menjadikannya sebagai tanaman indoor merupakan solusi terbaik. Namun tanaman Bambu Hoki akan mati jika berada dalam ruang yang gelap secara terus-menerus. Bambu Hoki masih dapat bertahan lebih lama dalam keadaan gelap secara nonstop, meski akhirnya mati juga.

Petunjuk Perawatan

Pencahayaan : Bambu hoki lebih senang hidup dalam kondisi cahaya terang dengan sinar matahari yang tersaring.  Hindari sinar matahari langsung karena akan membuat daun bambu mengering. Bambu hoki akan lebih toleran dengan kondisi sedikit cahaya ketimbang terlalu banyak sinar matahari.

Temperatur : Bambu hoki menyukai kondisi  hangat dengan temperatur antara 18,3ºC hingga 32,2ºC. Jangan tempatkan tanaman di depan pendingin udara atau ventilasi pemanas.

Pengairan : Bambu Hoki sebenarnya dapat tumbuh baik pada sebuah vas atau gelas sederhana yang diisi batu-batu kecil ditambahkan air setinggi sekira satu inch. Namun begitu, mereka sangat sensitif terhadap klorin dan zat kimia lain  yang sering ditemukan dalam air keran. Tuangkan ke dalam vas sekira satu botol air murni atau air keran yang telah diendapkan selama 24 jam sebelumnya untuk menghindari  kandungan klorin. Ciri-ciri Bambu Hoki yang sehat akarnya berwarna merah, oleh sebab itu jangan heran bila Anda melihat akar-akar kemerahan pada vas Anda. Untuk kesehatan bambu, gantilah air dalam vas Anda secara rutin seminggu sekali.

Media Tanam : Selain di dalam air, bambu hoki dapat tumbuh di tempat yang selalu dialiri air, atau media tanam dalam pot. Jagalah selalu kelembaban tanah dalam pot, tetapi jangan sampai terendam.

Penyubur : Bambu yang ditanam dalam air hanya perlu diberi makanan setiap dua bulan sekali atau lebih menggunakan pupuk cair.  Kini Anda juga dapat menggunakan pupuk cair bambu hoki yang tersedia di toko tanaman.

Leave a Comment (0) ↓

Leave a Comment